Gangguan Kesehatan dan Gizi Bagi AUD

Konsep umum pertumbuhan adalah bertambahnya jumlah dan besar sel diseluruh bagian tubuh yang secara kuantatif dapat diukur (peningkatan berat dan tinggi badan).

Konsep umum perkembangan adalah bertambah sempurnanya fungsi alat tubuh yang dapatn dicapai melalui kematangan dan peningkatan kemahiran dalam penggunaan tubuh.

Faktor- faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang

  1. Faktor herediter
  2. Faktor lingkungan, lingkungan pranatal; lingkungan dalam kandungan, mulai dari konsepsi sampai lahir dan lingkungan postnatal: lingkungan setelah anak lahir
  3. Faktor hormon, hormon samatotropin mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan, hormon tiroid menstimulasi metabolisme tubuh, hormon estrogin mempengaruhi pertumbuhan sex.
  4. Pelayanan kesehatan yang ada disekitar lingkungan

WHO mendefinisikan kesehatan sebagai keadaan mental, fisik, dan kesejahteraan sosial yang berfungsi secara normal tidakhanya dari keabsenan suatu penyakit.

Definisi kesehatan menurut Kemenkes yang tertulis dalam UU No.23 tahun 1992 merupakan keadaan normal dan sejahtera anggota tubuh, sosial dan jiwa pada seseorang untuk dapat melakukan aktifitas tanpa gangguanyang berarti dimana ada kesinambungan antara kesehatan fisik, mental dan sosial seseorang termasuk dalam melakukan interaksi dengan lingkungan.

Tanda-tanda anak sehat

  • Berat badan naik sesuai garis pertumbuhan, mengikuti pita hijau di KMS atau kepita warna diatasnya.
  • Anak bertambah tinggi
  • Kemampuan bertambah sesuai umur
  • Jarang sakit

Tumbuh kembang anak tidak sesuai bila

  • Berat badan tidak /naik berat badan turun/ berat badan naik berlebihan
  • Tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya
  • Perkembangan anak tidak sesuai umurnya

AUD dimasa pandemi

AUD rentan terhadap gangguan kesehatan dan gizi, sistem imunnya menjadi lemah (infeksi), konsimsi tergantung pengasuhnya (masalah gizi kurang/ lebih), anak rentan pada masalah kejiwaan, kecemasan, kehilangan harapan, atau kelelahan psikis, seperti kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap anak, keterpisahan, tekanan ekonomi, keterbatasan kegiatan, dll

Peran Orang tua

  1. Perhatikan nutrisi dan beri stimulasi yang tepat: anak pada prinsipnya belajar dengan meniru, melihat, mendengar, maka orangtua memberikan contoh tetapi yang didasari cinta dan kasih sayang.
  2. Usahakan cegah anak terinfeksi penyakit: memberi contoh penggunaan maskersaat harus keluar rumah, serta mengajarkan pada anak saat pentingnya menjaga jarak dengan orang lain.
  3. Jangan tunda memberikan imunisasi: ada tidak ada COVID -19 penyakit yang lai juga tetap ada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: